Show simple item record

dc.contributor.authorAsgar, Asmawi
dc.date.accessioned2026-07-28T06:57:49Z
dc.date.available2026-07-28T06:57:49Z
dc.date.issued2014
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/65045
dc.description.abstractPerkembangan kajian tentang koordinasi rantai pasok hingga saat ini menjadi kajian yang menarik untuk diteliti oleh peneliti di seluruh dunia. Berbagai model telah dikembangkan dan diteliti. Selain itu masalah yang dihadapi adalah jumlah vendor dan buyer serta adanya barang cacat. Berbagai metode penyelesaian telah digunakan termasuk teknik heuristik seperti algoritma genetika. Pada penelitian ini model Economic Order Quantity (EOQ) pada level single-vendor single-buyer dimodifikasi menjadi single-vendor multi-buyer. Tujuan dari penelitian ini adalah mengoptimasi total biaya inventori dengan algoritma genetika untuk dua level rantai pasok yang memprtimbangkan barang cacat. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah algoritma genetika memberikan total biaya inventori yang lebih optimal yaitu sebesar 66044 USD. Hal ini menyebabkan peningkatan efisiensi total biaya inventori sebesar 5,2% .en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectEconomic Order Quantityen_US
dc.subjectSingle-Vendor Multi-Buyeren_US
dc.subjectAlgoritma Genetikaen_US
dc.titleOptimasi Total Biaya Inventori dengan Algoritma Genetika untuk Koordinasi Dua Level Rantai Pasok yang Mempertimbangkan Barang Cacaten_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM10522327


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record