| dc.description.abstract | Latar belakang : Kabupaten Seluma adalah kabupaten yang dibentuk dari
pembagian Kabupaten Bengkulu Selatan di Provinsi Bengkulu. Wilayah ini dipilih
karena masyarakatnya masih sangat mempercayai praktik pengobatan tradisional,
namun penelitian etnomedisin di daerah tersebut masih sangat terbatas.
Tujuan : Penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk aktivitas etnomedisin
yang dilakukan masyarakat, mengidentifikasi tumbuhan apa saja yang
dimanfaatkan, serta memahami kegunaan masing-masing tumbuhan bagi
kesehatan. Selain itu, penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana tradisi
budaya dan ajaran agama Islam diwariskan antar generasi.
Metode: Data dikumpulkan melalui wawancara langsung menggunakan
kuesioner dengan teknik purposive sampling dan dilanjutkan dengan snowball.
Analisis dilakukan menggunakan Use Value (UV), Informant Consensus Factor
(ICF), dan Fidelity Level (FL).
Hasil: Berdasarkan dari 55 responden menunjukkan pemanfaatan 31 jenis
tumbuhan untuk mengobati 35 jenis penyakit, famili Zingiberaceae merupakan
kelompok yang paling dominan digunakan, dengan jahe merah memiliki Use
Value (UV) tertinggi. Selain pengobatan fisik, masyarakat memanfaatkan 6 jenis
tanaman untuk tujuan budaya dan spiritual yang dipandang sebagai bentuk ikhtiar
dalam nilai keislaman.
Kesimpulan: Masyarakat Kecamatan Seluma memiliki pengetahuan etnomedisin
yang diwariskan secara turun menurun. Praktik pengobatan tradisional di wilayah
ini menunjukkan integrasi kuat antara kearifan lokal dan ajaran Islam. | en_US |