| dc.description.abstract | Pada penelitian ini dilakukan pengukuran emisi CO2 pada industri gula yakni PG Madukismo berdasarkan konsumsi energinya. Pengukuran ini dilakukan untuk mengetahui jumlah emisi CO2 yang dihasilkan pada aktivitas rantai pasok gula selama lima tahun terakhir. Setelah dilakukan identifikasi didapatkan enam aktivitas dalam rantai pasok yang berpotensi menghasilkan emisi CO2. Enam aktivitas tersebut adalah transportasi bahan baku tebu, transportasi karung dan plastik, pengangkutan tebu menggunakan lori, pembakaran pada mesin boiler, penggunaan listrik PLN, dan yang terakhir adalah transportasi distribusi gula ke konsumen. Perhitungan emisi berdasarkan model perhitungan IPCC 2006, dan didapatkan hasil bahwa berturut-turut dari tahun 2009 sampai dengan 2013 emisi CO2 yang dihasilkan PG Madukismo dalam aktivitas rantai pasoknya adalah sebesar 107,064 ton CO2, 123.710 ton CO2, 97,164 ton CO2, 111,999 ton CO2 dan 132,618 ton CO2. Kemudian dilakukan analisis terhadap variabel-variabel yang mempengaruhi pengeluaran emisi CO2 dan didapatkan hasil variabel jumlah tebu yang digiling, efisiensi mesin boiler, dan jarak tempuh kendaraan pengantar tebu memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengeluaran emisi CO2 dengan nilai R Square sebesar 0.983. Pengujian variabel tersebut dilakukan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan software SPSS 16.0. | en_US |