Perbaikan Kualitas Produk Menggunakan Metode Six Sigma dan TRIZ (Theory of Inventive Problem Solving)
Abstract
Perusahaan PT. Industri Sandang Nusantara Unit Patal Cilacap merupakan perusahaan yang memproduksi benang dengan bahan baku serat kapas untuk jenis benang polester sedangkan untuk jenis benang polyester rayon menggunakan bahan baku tambahan yaitu rayon. Penelitian ini difokuskan pada produk benang polester rayon yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan melakukan upaya perbaikan terhadap faktor penyebab kecacatan produk. PT. Industri Sandang Nusantara sealu berusaha menghasilkan produk yang berkualitas untuk memenuhi keinginan dan kepuasan konsumen. Penelitian ini menggunakan metode six sigma dan metode TRIZ untuk mengidentifikasi masalah kualitas dan melakukan implementasi pada pengendaliannya melalui tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze,Improve, and control). Smentara untuk membantu program peningkatan kualitas six sigma digunakan metode TRIZ (Theory of Inventive Problem Solving) sebagai pemecahan masalah dari solusi alternatif yang diberikan melalui kontradiksi teknis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kecacatan produk benang polyester rayon masih cukup tinggi yaitu menghasilkan nilai DPMO sebesar 13.154 yang dan nilai sigma yang dihasilkan sebesar 3,56. Dari hasil analisis jenis cacat terbesar adalah jenis cacat benang rewinding yang dipengaruhi oleh faktor mesin, faktor manusia,faktor metode kerja dan faktor lingkungan. Hasil analisis Metode TRIZ (Theory of inventive problem solving) memberikan alternatif solusi untuk merekomendasikan tindakan perbaikan yang meliputi melakukan pengecekan traveller, melakukan pengawasan terhadap kinerja operator, serta melakukan pelatihan dan evaluasi untuk meningkatan kemampuan operator.
Collections
- Industrial Engineering [3109]
