Hubungan antara Intensitas Menonton Sinema Televisi terhadap Perilaku Imitasi Gaya Hidup Artis pada Remaja
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara intensitas menonton sinema televisi dengan perilaku imitasi pada remaja. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan korelasi positif antara intensitas menonton sinema televisi dengan perilaku imitasi pada remaja. Semakin tinggi intensitas menonton sinema televisi maka semakin tinggi perilkau imitasi remaja, dan sebaliknya semakin rendah intensitas menonton sinema televisi maka semakin rendah perilkau imitasi remaja. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 64 siswa/siswi kelas XI dan XII SMA Muhammdiyah 1 Klaten. Subjek yang dipilih adalah subjek yang berusia antara 15-18 tahun.Pengumpulan data menggunakan dua jenis skala, yaitu skala intensitas menonton dan skala perilaku imitasi. Skala intensitas menonton disusun berdasarkan Del. Barrio (2004). Skala perilaku imitasi dikemukakan Gerungan (2000). Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan Product Moment dari Pearson dengan bantuan program SPSS 17.0 for Windows. Hasil uji ada hubungan korelasi postif yang signifikan antara intensitas menonto nsinema televisi dengan perilaku imitasi pada remaja (r=0.556dengan p=0.000 (p<0.05) → hipotesis diterima). Semakin tinggi intensitas menonton sinema televisi maka semakin tinggi pula perilaku imitasi pada remaja, begitu juga sebaliknya semakin rendah intensitas menonton sinema televisi maka semakin rendah pula perilaku imitasi pada remaja
Collections
- Psychology [1337]
