| dc.description.abstract | Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari hubungan antara persepsi pola asuh orang tua mengabaikan dan rasa malu pada anak, dan untuk mengetahui seberapa kuat kontribusi persepsi antara pola asuh orang tua mengabaikan terhadap rasa malu pada anak. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah Skala Rasa Malu dan Skala Persepsi Pola Asuh Orang Tua Mengabaikan. Skala di ujicobakan pada 68 subjek penelitian. Skala Rasa Malu terdiri dari 19 aitem (rix = 0.814) dan skala persepsi pola asuh mengabaikan terdiri dari 23 aitem (rix = 0.910). Sampel penelitian ini adalah 81 siswa/I kelas 5-6 dari SD N Rejodani dan SD N Krawitan di Yogyakarta. Analisis data dilakukan dengan analisis product moment. Berdasarkan analisis data yang dilakukan diperoleh nilai koefisien korelasi (rxy = 0.293) dengan p = 0.004 (p < 0.05), artinya terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara persepsi pola asuh orangtua mengabaikan terhadap rasa malu pada anak, yang menunjukan bahwa semakin tinggi persepsi pola asuh orang tua mengabikan maka semakin tinggi rasa malu pada anak, dan sebaliknya, semakin rendah persepsi pola asuh orang tua maengabaikan maka semakin rendah rasa malu pada anak. sumbangan efektif persepsi pola asuh orangtua mengabaikan dengan rasa malu pada anak sebesar 8.5 %. | en_US |