Pengaruh Aplikasi Kompos dan Sekam Padi terhadap Perbaikan Kualitas Tanah Bekas Tambang Emas Rakyat di Desa Kalirejo, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta
Abstract
Penambangan emas rakyat dengan metode amalgamasi berbasis merkuri
berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan berupa degradasi kualitas
tanah akibat akumulasi logam berat. Kondisi ini menyebabkan penurunan
sifat fisik dan kimia tanah sehingga diperlukan upaya remediasi untuk
memulihkan kesuburannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi
efektivitas aplikasi kompos serta kombinasi kompos dan sekam padi dalam
memperbaiki kualitas tanah bekas tambang emas rakyat di Desa Kalirejo,
Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo, serta pengaruhnya terhadap
pertumbuhan tanaman cabai (Capsicum frutescens L.). Metode penelitian
yang digunakan adalah eksperimen dengan tiga perlakuan, yaitu kontrol,
kompos (K1), dan kombinasi kompos dan sekam padi (K2). Parameter yang
dianalisis meliputi kadari air, sulfat, P2O5, pH, serta kandungan merkuri
(Hg) pada tanah dan tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompos
(K1) lebih efektif dalam menurunkan kadar sulfat, sedangkan kombinasi
kompos dan sekam padi (K2) lebih efektif dalam menurunkan kadar merkuri
(Hg). Selain itu, kedua perlakuan meningkatkan ketersediaan fosfor (P)
dalam tanah dan pertumbuhan tanaman, dengan hasil terbaik pada perlakuan
K2. Dengan demikian, kompos dan sekam padi berpotensi sebagai bahan
pembenah tanah yang efektif dalam memperbaiki kualitas tanah bekas
tambang dan mendukung produktivitas tanaman.
Collections
- Environmental Engineering [1887]
