| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi risiko kontaminasi kehalalan pada layanan online
food delivery (OFD) serta merancang strategi mitigasi yang efektif. Metode yang digunakan adalah
House of Risk (HOR) yang terdiri dari dua fase, yaitu identifikasi dan prioritas risk agent serta
penentuan tindakan mitigasi. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan kuesioner terhadap
100 driver di Yogyakarta. Hasil analisis menunjukkan bahwa risiko utama berasal dari tidak adanya
sekat pada tas pengantaran, perilaku driver yang mencampur pesanan, serta overload pesanan. Nilai
Aggregate Risk Priority (ARP) tertinggi terdapat pada agen risiko terkait desain tas. Strategi mitigasi
prioritas meliputi modifikasi tas dengan sekat, pengelompokan pesanan, serta pembatasan jumlah
pesanan. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan signifikan sebelum dan sesudah
penerapan mitigasi. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan keamanan,
kebersihan, dan jaminan kehalalan pada layanan OFD. | en_US |