Show simple item record

dc.contributor.authorPardede, Ellisa Br
dc.date.accessioned2026-07-24T03:49:25Z
dc.date.available2026-07-24T03:49:25Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/64878
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan mengidentifikasi risiko kontaminasi kehalalan pada layanan online food delivery (OFD) serta merancang strategi mitigasi yang efektif. Metode yang digunakan adalah House of Risk (HOR) yang terdiri dari dua fase, yaitu identifikasi dan prioritas risk agent serta penentuan tindakan mitigasi. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan kuesioner terhadap 100 driver di Yogyakarta. Hasil analisis menunjukkan bahwa risiko utama berasal dari tidak adanya sekat pada tas pengantaran, perilaku driver yang mencampur pesanan, serta overload pesanan. Nilai Aggregate Risk Priority (ARP) tertinggi terdapat pada agen risiko terkait desain tas. Strategi mitigasi prioritas meliputi modifikasi tas dengan sekat, pengelompokan pesanan, serta pembatasan jumlah pesanan. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan signifikan sebelum dan sesudah penerapan mitigasi. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan keamanan, kebersihan, dan jaminan kehalalan pada layanan OFD.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectOnline Food Deliveryen_US
dc.subjectHalalen_US
dc.subjectRisk Managementen_US
dc.subjectHouse Of Risken_US
dc.subjectMitigasi Risikoen_US
dc.titleMitigasi Resiko Halal Online Food Delivery”en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM23916028


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record