Pengembangan Sistem Deteksi dan Transformasi Kesantunan Teks Chat Mahasiswa-dosen Menggunakan Pendekatan Fine-tuning Indobert dan IndoT5
Abstract
Penggunaan media komunikasi digital dalam lingkungan akademik antara mahasiswa dan
dosen semakin meningkat, namun belum sepenuhnya diimbangi dengan penerapan kesantunan
berbahasa. Hal ini berpotensi menimbulkan kesalahpahaman serta menurunkan kualitas
komunikasi akademik. Selain itu, upaya dalam memperbaiki kesantunan masih dilakukan
secara manual dan bergantung pada subjektivitas individu, sehingga belum terdapat standar
yang konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah sistem berbasis Natural
Language Processing yang mampu melakukan deteksi sekaligus transformasi kesantunan teks
komunikasi akademik secara otomatis. Pendekatan yang digunakan adalah integrasi dua model,
yaitu IndoBERT sebagai model klasifikasi dan IndoT5 yang digunakan untuk mengubah teks
yang kurang santun menjadi lebih santun tanpa menghilangkan makna aslinya. Dataset
penelitian ini terdiri dari 6.230 kalimat yang diperoleh dari Google Form, TikTok, dan
ChatGPT, serta telah melalui proses pelabelan dan preprocessing. Evaluasi model klasifikasi
dilakukan menggunakan confusion matrix, accuracy, precision, recall, dan F1-score,
sedangkan model transformasi teks dievaluasi menggunakan BLEU, ROUGE-1, ROUGE-2,
ROUGE-L, dan METEOR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IndoBERT mampu mencapai
akurasi sebesar 97% dalam mengklasifikasikan tingkat kesantunan teks, sementara IndoT5
mampu menghasilkan transformasi kalimat yang lebih sesuai dengan kaidah komunikasi
akademik. Sistem yang dikembangkan mampu mendeteksi dan memperbaiki kesantunan teks
secara otomatis, serta diimplementasikan dalam bentuk aplikasi berbasis web.
Collections
- Informatics Engineering [2730]
