| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara body image terhadap ketidakpuasan tubuh pada remaja putri. Asumsi awal yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara body image dengan ketidakpuasan tubuh pada remaja putri. Semakin positif body image yang dimiliki remaja putri, maka semakin tinggi atau semakin puas remaja putri tersebut pada tubuhnya. Responden dalam penelitian ini adalah remaja putri dengan rentang usia sekitar 18-21 tahun. Skala body image dalam penelitian ini disusun berdasarkan aspek-aspek yang diungkap oleh Cash dkk (1990), sedangkan untuk skala ketidakpuasan tubuh mengacu pada aspek yang diungkap oleh Cooper dkk (1987) yang dikutip dari jurnal Pietro dan Silviera pada tahun 2008. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan program SPSS 17.0 untuk menguji apakah terdapat hubungan positif antara body image dengan ketidakpuasan tubuh pada remaja putri. Korelasi prodect moment dari Pearson menunjukan nilai r = 0,313 dengan p = 0,014 (p < 0,05), yang artinya ada hubungan positif yang signifikan antara tingkat body image terhadap ketidakpuasan tubuh pada remaja putri, sehingga hipotesis diterima | en_US |