• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Potensi Bahaya Dan Upaya Pengendalian Risiko K3 Pada Aktivitas Praktikum Menggunakan Metode Hazard Identification Risk Assesment And Determining Control (HIRADC) (Studi Kasus: Laboratorium Kualitas Air)

    Thumbnail
    View/Open
    22522267.pdf (3.653Mb)
    Date
    2026
    Author
    Maulidina, Pradita Nur
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Laboratorium merupakan fasilitas penting dalam menunjang proses pembelajaran di perguruan tinggi, seperti laboratorium kualitas air. Laboratorium kualitas air memiliki berbagai potensi bahaya yang berasal dari penggunaan bahan kimia, alat laboratorium, serta aktivitas praktikum yang berisiko terhadap keselamatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, serta menentukan prioritas pengendalian risiko di laboratorium kualitas air. Metode yang digunakan yaitu Hazard Identification, Risik Assessment, and Determining Control (HIRADC), Fault Tree Analysis (FTA), dan Analytical Hierarchy Process (AHP), serta Cost Benefit Analysis (CBA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi bahaya didominasi oleh bahaya kimia dan biologis yang berdampak langsung terhadap kesehatan praktikan. Berdasarkan metode HIRADC, tingkat risiko dikategorikan dalam risiko rendah,sedang, dan tinggi, dengan risiko tertinggi terdapat pada aktivitas penggunaan mikroskop atau komputer dalam waktu lama serta pengelolaan limbah laboratorium. Analisis FTA menunjukkan bahwa akar penyebab risiko berasal dari faktor manusia, metode kerja, dan lingkungan kerja. Hasil AHP menunjukkan bahwa penggunaan APD lengkap menjadi prioritas utama pengendalian risiko, sedangkan hasil CBA menunjukkan pelatihan K3 berkala sebagai alternatif paling layak secara ekonomi dengan nilai BCR sebesar 4,62 (>1). Dengan demikian, penggunaan APD lengkap direkomendasikan sebagai pengendalian utama, didukung dengan pelatihan K3 berkala untuk meminimalkan risiko akibat human error.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/64739
    Collections
    • Industrial Engineering [3109]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV