| dc.description.abstract | Penelitian tentang studi interaksi aspek farmakokinetika teofilin dan jahe merah (Zingiber officinale, var. Rubra) bertujuan untuk mengetahui bagiamana pengaruh profil farmakokinetik teofilin pada tikus putih jantan setelah diberi seduhan jahe merah dengan dosis 70mg/KgBB selama 7 hari dan pada hari ke-8 diberikan teofilin dengan dosis 40mg/KgBB. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap pola searah dengan hewan uji tikus jantan galur wistar berbobot 200-300g. Hewan uji dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari lima ekor tikus. Kelompok I (kontrol) diberi teofilin dengan dosis 40 mg/KgBB p.o. Kelompok II (perlakuan) diberikan seduhan jahe dengan dosis 70mg/KgBB p.o, satu kali sehari selama 7 hari, dan pada hari ke-8 diberikan teofilin dengan dosis 40mg/KgBB p.o. Pengambilan cuplikan darah dari vena ekor pada jam ke-0,25, 0,5, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 8, 10, 12, 20, 24. Penetapan kadar teofilin dilakukan menggunakan metode HPLC dengan fase gerak asetonitril:buffer asetat (93:7) dan fase diam C18 5μm pada panjang gelombang 271 nm dengan kecepatan alir 1mL/menit. Parameter farmakokinetik pada kelompok perlakuan dibandingkan dengan kelompok kontrol secara statistik menggunakan uji t-test independent dengan taraf kepercayaan 95%. Parameter farmakokinetik yang mengalami perubahan secara signifikan adalah penurunan Vd 45,25%, peningkatan nilai k sebesar 65%, penurunan t1/2 sebesar 40,26%, penurunan tmaks sebesar 15,80%, dan peningkatan nilai parameter Cpmaks sebesar 40,27% | en_US |