Hubungan antara Kebersyukuran dengan Subjective Well-Being pada Remaja Akhir yang Orangtuanya Bercerai
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebersyukuran dengan subjective well being pada remaja akhir yang orangtuanya bercerai. Subjek penelitian berjumlah 43 remaja akhir berusia 18-24 tahun yang beragama Islam dan memiliki orangtua yang bercerai. Penelitian ini menggunakan skala kebersyukuran dan skala subjective well being yang diadaptasi dari skala kebersyukuran dan subjective well being milik Zulaikhah (2013). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif antara kebersyukuran dengan subjective well being pada remaja akhir yang orangtuanya bercerai dengan korelasi $r = 0,279$ dan $p = 0,035$ ($p < 0,05$).
Collections
- Psychology [1337]
