| dc.description.abstract | Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara konformitas dengan perilaku merokok pada remaja putra. Hipotesis dalam penelitian ini adalah adanya hubungan positif antara konformitas dengan perilaku merokok pada remaja putra. Semakin tinggi konformitas pada remaja putra menunjukkan semakin tinggi pula tingkat perilaku merokok. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa putra di SMP Negeri 3 Salaman dengan rentang usia 12-15 tahun dan perokok ringan. Skala konformitas yang digunakan dalam penelitian ini disusun berdasarkan teori konformitas oleh Sears (1985) sementara skala perilaku merokok disusun berdasarkan teori perilaku merokok oleh Laventhal & Cleary (1980). Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik korelasi product moment dari Pearson. Teknik ini digunakan karena merupakan metode analisis korelasional yang dapat menguji hubungan antara dua variabel. Perhitungan statistik dilakukan dengan komputasi melalui bantuan SPSS for windows 15. Dari analisis data yang dilakukan hasil menunjukkan koefisien korelasi sebesar (r) = 0,621 dengan nilai 0,000 (p<0,01), maka hipotesis yang menyatakan adanya hubungan antara konformitas dengan perilaku merokok pada remaja putra diterima. | en_US |