Analisis Kandungan Logam Pada Low Sulfur Fuel Oil (LSFO) an Naftalena Pada Avtur Untuk Evaluasi Kualitas Bahan Bakar
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan logam pada Low Sulfur Fuel
Oil (LSFO) dan kadar naftalena pada Aviation Turbine Fuel (avtur) sebagai
parameter evaluasi kualitas bahan bakar. Analisis logam meliputi aluminium (Al),
silika (Si), dan vanadium (V) menggunakan metode Inductively Coupled Plasma
Optical Emission Spectrometry (ICP-OES) berdasarkan ASTM D5185, sedangkan
analisis naftalena dilakukan dengan spektrofotometri UV-Vis mengacu pada ASTM
D1840. Metode penelitian meliputi pembuatan larutan standar dengan variasi
konsentrasi 2–40 ppm, preparasi sampel melalui proses pengabuan dan pelarutan,
serta pengukuran menggunakan instrumen ICP-OES dan UV-Vis pada panjang
gelombang 285 nm. Validasi metode dilakukan melalui parameter linearitas,
akurasi, presisi, serta limit of detection (LOD) dan limit of quantitation (LOQ).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurva kalibrasi memiliki linearitas sangat baik
dengan nilai koefisien determinasi (R2) > 0,995. Nilai akurasi (%trueness) berada
pada rentang 97–99% dan memenuhi syarat keberterimaan (80– 120%). Uji presisi
menunjukkan nilai %RSD untuk aluminium (0,86%) dan vanadium (1,67%)
memenuhi kriteria (<2%), sedangkan silika (12,19%) tidak memenuhi syarat. Kadar
logam pada LSFO diperoleh sebesar 19,09 mg/kg (Al), 21,2 mg/kg (Si), dan 1,15
mg/kg (V), yang masih berada di bawah batas maksimum sesuai standar ISO 8217.
Analisis naftalena pada avtur menunjukkan kadar sebesar 2,64% dan 2,63% dengan
rata-rata 2,635%, masih di bawah batas maksimum 3%. Secara keseluruhan, hasil
penelitian menunjukkan bahwa LSFO dan avtur memenuhi standar mutu yang
ditetapkan. Metode ICP-OES dan spektrofotometri UV-Vis terbukti memiliki
kinerja analitik yang baik dan dapat digunakan untuk evaluasi kualitas bahan bakar
secara akurat.
Collections
- Chemistry [794]
