• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Kandungan Logam Pada Low Sulfur Fuel Oil (LSFO) an Naftalena Pada Avtur Untuk Evaluasi Kualitas Bahan Bakar

    Thumbnail
    View/Open
    24612036.pdf (8.911Mb)
    Date
    2026
    Author
    Dinata, Bertha Sherly
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan logam pada Low Sulfur Fuel Oil (LSFO) dan kadar naftalena pada Aviation Turbine Fuel (avtur) sebagai parameter evaluasi kualitas bahan bakar. Analisis logam meliputi aluminium (Al), silika (Si), dan vanadium (V) menggunakan metode Inductively Coupled Plasma Optical Emission Spectrometry (ICP-OES) berdasarkan ASTM D5185, sedangkan analisis naftalena dilakukan dengan spektrofotometri UV-Vis mengacu pada ASTM D1840. Metode penelitian meliputi pembuatan larutan standar dengan variasi konsentrasi 2–40 ppm, preparasi sampel melalui proses pengabuan dan pelarutan, serta pengukuran menggunakan instrumen ICP-OES dan UV-Vis pada panjang gelombang 285 nm. Validasi metode dilakukan melalui parameter linearitas, akurasi, presisi, serta limit of detection (LOD) dan limit of quantitation (LOQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurva kalibrasi memiliki linearitas sangat baik dengan nilai koefisien determinasi (R2) > 0,995. Nilai akurasi (%trueness) berada pada rentang 97–99% dan memenuhi syarat keberterimaan (80– 120%). Uji presisi menunjukkan nilai %RSD untuk aluminium (0,86%) dan vanadium (1,67%) memenuhi kriteria (<2%), sedangkan silika (12,19%) tidak memenuhi syarat. Kadar logam pada LSFO diperoleh sebesar 19,09 mg/kg (Al), 21,2 mg/kg (Si), dan 1,15 mg/kg (V), yang masih berada di bawah batas maksimum sesuai standar ISO 8217. Analisis naftalena pada avtur menunjukkan kadar sebesar 2,64% dan 2,63% dengan rata-rata 2,635%, masih di bawah batas maksimum 3%. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa LSFO dan avtur memenuhi standar mutu yang ditetapkan. Metode ICP-OES dan spektrofotometri UV-Vis terbukti memiliki kinerja analitik yang baik dan dapat digunakan untuk evaluasi kualitas bahan bakar secara akurat.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/64643
    Collections
    • Chemistry [794]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV