Pra Rancangan Pabrik Maleat Anhidrida dari Benzena dan Oksigen dengan Kapasitas 11.808 Ton per Tahun
Abstract
Ketergantungan impor Maleat Anhidrida Indonesia mencapai 4.216.310 kg
pada tahun 2023. Untuk mengurangi angka tersebut, dirancang pabrik Maleat
Anhidrida dari Benzena dan Oksigen berkapasitas 11.808 ton/tahun di Tuban, Jawa
Timur, dengan bahan baku dari PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI).
Pabrik beroperasi kontinu 330 hari/tahun (7.920 jam) didukung 159 karyawan.
Proses menggunakan reaktor fixed bed multitube dengan katalis Vanadium
Pentoksida dan Molibdenum Trioksida, membutuhkan Benzena 2.655,976 kg/jam
dan Oksigen 5.087,892 kg/jam. Unit utilitas menyuplai air laut terolah 6.726,2493
kg/jam, bahan bakar 219,592 kg/jam, listrik PLTU Tanjung Awar-Awar,
menyediakan Dowtherm A, steam, udara tekan, serta menyediakan unit pengolahan
limbah. Analisis risiko menunjukkan operasional pabrik aman dan terkendali.
Evaluasi ekonomi menunjukkan kelayakan finansial yang tinggi dengan
keuntungan sebelum pajak sebesar Rp 188.664.826.505,33, nilai Return on
Investment (ROI) sebelum pajak 78,908%, Pay Out Time (POT) sebelum pajak
1,150 tahun, Break Even Point (BEP) 20,85%, Shut Down Point (SDP) 10,82%,
dan Discounted Cash Flow Rate (DCFR) 28%. Berdasarkan aspek-aspek tersebut,
pabrik Maleat Anhidrida ini layak untuk dikaji lebih lanjut.
Collections
- Chemical Engineering [1392]
