Hubungan Kejadian Drug Related Problems (Drps) pada Pasien Unstable Angina Pectoris (UAP) dengan Clinical utcomes di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buleleng
Abstract
Latar Belakang : UAP merupakan penyakit arteri koroner dengan gejala nyeri
dada atau perasaan tidak nyaman seperti sesak di dada, tertekan, penuh, nyeri atau
berat yang terjadi ketika miokardium tidak menerima cukup darah karena pembuluh
darah di jantung terhambat atau menyempit. Data GRACE menunjukkan bahwa
38% pasien SKA didiagnosis UAP, sementara di Provinsi Bali pada tahun 2024
prevalensi penyakit jantung tercatat sebanyak 13.859 kasus (1,00%). Tujuan :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kejadian DRPs dengan
clinical outcomes pada pasien UAP. Metode : Penelitian ini berdesain cross-
sectional retrospektif dengan melibatkan seluruh pasien dengan kode diagnosis
UAP (ICD-10 I20.0). Distribusi DRPs menggunakan sistem klasifikasi
internasional yang dikembangkan PCNE versi 9.1. Selanjutnya, data dianalisis
secara deskriptif dan menggunakan Fisher’s Exact Test dengan hasil dinyatakan
berasosiasi signifikan jika P-value < 0,05. Hasil : Kejadian DRPs tergolong tinggi,
yaitu 176 kasus (68%) dari 259 pasien, dengan setiap pasien mengalami satu DRPs
serta. Tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara kejadian DRPs pada pasien
UAP dengan clinical outcomes berdasarkan parameter laboratorium, tanda-tanda
vital, dan kondisi akhir pasien. Meskipun demikian, temuan ini mengindikasikan
kecenderungan hubungan antara tekanan darah dan jumlah obat dengan kejadian
DRPs pada pasien UAP. Penelitian merekomendasikan parameter visite apoteker
dalam upaya mengidentifikasi dan mencegah terjadinya DRPs.
Collections
- Master of Pharmacy [52]
