Show simple item record

dc.contributor.authorAstuti, Puji
dc.date.accessioned2026-07-18T03:34:45Z
dc.date.available2026-07-18T03:34:45Z
dc.date.issued2009
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/64570
dc.description.abstractPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui dampak kematian ibu terhadap kondisi psikologis remaja putri. Aspek yang digunakan adalah aspek duka cita dari Leming dan Dickinson (1998). Responden dalam penelitian ini adalah dua orang individu yang kehilangan ibu, berjenis kelamin perempuan, dan kehilangan ibu pada saat usia remaja. Metode penelitian yang dipakai adalah metode kualitatif dengan metode pengambilan data melalui wawancara. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa kondisi individu saat mengalami duka cita kematian ibu yaitu mengalami respon seperti shock, sedih, dunia hampa, rasa rindu, kehilangan dan kesepian. Adanya dukungan sosial dari keluarga, saudara, dan juga orang lain dapat memperkuat responden dalam menghadapi kehidupan sehari-hari. Kematian ibu memberikan perubahan dalam keluarga yaitu keluarga tidak berperan optimal, hubungan dengan saudara menjadi lebih solid, hadirnya orang baru dalam keluarga. Peran ibu yang sangat besar dalam kehidupan memberikan dampak pada anak ketika ibu telah meninggal. Dampak yang ditimbulkan yaitu anak mengalami ketidakmampuan dalam menyelesaikan suatu masalah, terjadi kekhwatiran jika sudah menikah, harus lebih mandiri, hilangnya sosok ibu yang selalu memberi support dan nasehat, serta perubahan nilai akademis.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectDuka Citaen_US
dc.subjectKematian Ibuen_US
dc.subjectRemaja Putrien_US
dc.titleDampak Kematian Ibu terhadap Kondisi Psikologis Remaja Putrien_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM04320381


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record