Show simple item record

dc.contributor.authorAzisah, Nurul Febriany
dc.date.accessioned2026-07-17T08:22:13Z
dc.date.available2026-07-17T08:22:13Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/64563
dc.description.abstractLatar belakang: Luka pada kulit dapat mengalami infeksi akibat pertumbuhan bakteri seperti Staphylococcus aureus yang dapat menghambat proses penyembuhan luka. Penggunaan patch hidrogel berbasis polimer alami dan ekstrak bunga rosella diketahui memiliki potensi sebagai wound dressing karena mampu mempertahankan kelembapan luka serta memiliki aktivitas antibakteri. Kombinasi alginat dan karagenan digunakan untuk menghasilkan matriks patch dengan karakteristik fisik yang baik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan patch hidrogel ekstrak bunga rosella berbasis kombinasi biopolimer alginat-karagenan serta mengevaluasi karakteristik fisikokimia dan aktivitas antibakterinya terhadap Staphylococcus aureus. Metode: Ekstrak etanol bunga rosella diperoleh menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Patch hidrogel diformulasikan menggunakan metode solvent casting dengan variasi konsentrasi alginat dan karagenan pada beberapa formula. Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptis, homogenitas, viskositas, ketebalan, bobot, pH permukaan, daya lipat, daya lekat, tensile strength, elongation, susut pengeringan, dan swelling index. Karakterisasi dilakukan menggunakan Fourier Transform Infrared (FTIR) dan Scanning Electron Microscope (SEM). Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram terhadap Staphylococcus aureus menggunakan kloramfenikol 30 μg sebagai kontrol positif Hasil: Hasil ekstraksi bunga rosella menghasilkan rendemen sebesar 17,74% pada maserasi pertama dan 18,49% pada maserasi kedua. Hasil optimasi menunjukkan bahwa variasi konsentrasi alginat dan karagenan memengaruhi karakteristik fisik patch hidrogel yang dihasilkan. Seluruh formula patch menunjukkan karakteristik fisik yang baik berdasarkan hasil evaluasi organoleptis, homogenitas, viskositas, swelling index, daya lipat, dan tensile strength. Hasil FTIR menunjukkan tidak adanya interaksi kimia antar bahan, sedangkan hasil SEM menunjukkan permukaan patch yang homogen. Seluruh formula patch hidrogel juga menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dengan kategori hambat sedang. Kesimpulan: Patch hidrogel ekstrak bunga rosella berbasis alginat-karagenan berhasil diformulasikan dengan karakteristik fisik yang baik dan memiliki aktivitas antibakteri.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPatch Hidrogelen_US
dc.subjectEkstrak Bunga Rosellaen_US
dc.subjectAlginaten_US
dc.subjectKaragenanen_US
dc.subjectAntibakterien_US
dc.subjectStaphylococcus Aureusen_US
dc.titleFormulasi Patch Hidrogel Bunga Rosella (HIBISCUS SABDARIFFA L.) Berbasis Biopolimer Alginat-Karagenan dan Evaluasi Aktivitas Antibakterien_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22613132


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record