Analisis dan Peningkatan Efektivitas Proses Operasi Well intervention Menggunakan Lean Six Sigma (DMAIC) dan OEE untuk Reduksi Non-Productive Time (NPT) Pada Pekerjaan Perawatan Sumur Minyak Di Lapangan Migas X Berbasis Data WellView
Abstract
Tingginya Non-Productive Time (NPT) pada operasi well intervention di Lapangan X
menyebabkan efektivitas waktu operasi belum optimal, yang tercermin dari nilai Overall
Equipment Effectiveness (OEE) pada periode 2020–2025 yang masih berada pada kisaran 25%–
82%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab dominan NPT serta merumuskan
usulan perbaikan proses menggunakan pendekatan Lean Six Sigma (DMAIC) dan OEE berbasis
data WellView. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total NPT mencapai 21,31% dari total
durasi operasi, dengan aktivitas moving sebagai kontributor terbesar sebesar 56%. Analisis
menggunakan Pareto, Fishbone, FMEA, dan 5 Whys menunjukkan bahwa penyebab dominan
NPT moving berasal dari ketidaksiapan mobilisasi dan koordinasi support equipment,
sedangkan pada NPT operation disebabkan oleh ketidakpastian kondisi sumur dan kesiapan
resource operasional. Penentuan prioritas perbaikan dilakukan menggunakan metode AHP,
dengan usulan utama berupa Real-Time Mobilization Tracking serta Structured Contingency
and Resource Readiness Planning. Hasil simulasi BPMN menunjukkan usulan perbaikan
mampu menurunkan NPT moving sebesar 26%, NPT operation sebesar 30%, dan total NPT
sebesar 27,76%, sehingga total durasi pekerjaan turun dari 28.712 jam menjadi 26.781 jam per
tahun serta meningkatkan efektivitas operasi secara keseluruhan.
Collections
- Industrial Engineering [3109]
