Analisis Effect Penggunaan Car air purifier Terhadap Kelelahan Mental Pengemudi Menggunakan Sinyal Elektroensefalografi Dan Driving Simulator
Abstract
Kecelakaan lalu lintas merupakan salah permasalahan transportasi paling umum, salah satunya
yaitu kecelakaan kendaraan roda empat. Kecelakaan ini menyebabkan banyak kerugian, baik
material maupun korban manusia. Kelelahan mental pengemudi salah satu faktor penyebab
kecelakaan yang dapat menurunkan kewaspadaan dan performansi pada saat berkendara.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat effect penggunaan car air purifier
beraroma terhadap kelelahan mental dan performansi pengemudi dengan berdasar pada
aktivitas gelombang otak dan kesalahan pada saat mengemudi dengan menggunakan muse
electroencefalografi dan driving simulator. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui effect
penggunaan tanpa car air purifier dan penggunaan car air purifier dengan aroma lemon,
lavender serta peppermint. Metode penelitian yang d igunakan yaitu desain eksperimen
melibatkan 20 responden yang merupakan mahasiswa Universitas Islam Indonesia dengan
diterapkan 4 perlakuan menggunakan driving simulator dan muse brain sensing headband
dengan perlakuan tanpa menggunakan car air purifier, menggunakan car air purifier aroma
lemon, lavender dan peppermint. Hasil uji perbedaan rata-rata gelombang otak alpha dan theta
pada setiap perlakuan dengan menggunakan uji repeated measures anova diperoleh nilai F pada
gelombang otak alpha sebesar 1.568 dengan nilai signifikan 0.207, pada gelombang otak theta
diperoleh nilai F sebesar 0.556 dengan nilai signifikan 0.582, nilai signifikan pada gelombang
otak alpha dan theta > 0.05 menunjukkan bahwa perlakuan yang diberikan belum memberikan
effect yang signifikan. Namun pada hasil uji repeated anova measures pada performansi
pengemudi diketahui nilai F sebesar 4.644 dengan nilai signifikan 0.006 ≤ 0.05 menunjukkan
terdapat perbedaan tingkat kesalahan atau performansi pengemudi pada setiap perlakuan.
Collections
- Industrial Engineering [3109]
