| dc.description.abstract | Karo Eco Park merupakan kegiatan wisata alami yang didalamnya terkandung unsur bertanggung jawab, serta memberikan konstribusi terhadap pelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu perlu dilengkapi dengan infrastruktur, dan program kegiatan wisata yang dapat memenuhi tuntutan diatas. Pada proses perancangannya, Karo Eco Park melakukan pendekatan kepada Green Development. Green development sendiri akan menjadi acuan dalam perancangan, seperti potensi kekayaan alam sebagai lansekap, juga pedestrian. Pada prosesnya, ekowisata menggunakan metode perancangan yang terbagi kepada empat unsur, yaitu metode pengumpulan data, analisis permasalahan dan sintesa, metode pendekatan rasional perancangan dan permasalahan di lapangan, serta metode pengujian desain. Metode pengumpulan data terdiri atas survey lapangan (kondisi kepariwisataan, potensi alam, dan peraturan yang berlaku) dan literature (buku, jurnal, dan web), hal ini dilakukan untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan untuk melakukan perancangan. Metode analisis permasalahan dan sintesa merupakan tahap penguraian dan pengkajian data dengan studi kasus pembanding yang ada, dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran tentang prediksi akan kebutuhan dalam desain guna menyelesaikan masalah yang ada. Analisa yang dilakukan melalui pengkajian data yang berkaitan dengan ekowisata, green development, serta studi kasus pembanding. Metode pendekatan rasional dilakukan untuk mendapatkan rekomendasi dalam ekowisata yang akan direncanakan dan dikembangkan. Metode pengujian dilakukan dengan memberikan kuisioner kepada reponden tentang rancangan melalui indikator green development. perencanaan Karo Eco Park dengan penekanan green development akan menghasilkan sebuah racangan yang sesuai dengan konsep dan tanggap akan isu degradasi ekosistem, dan diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk turut serta dalam upaya pelestarian lingkungan. | en_US |