Pengaruh Edukasi Berbasis Video Terhadap Tingkat Pengetahuan Siswa SMA Negeri 3 Bengkulu Selatan Tentang Pencegahan dan Pengendalian Diabetes Melitus
Abstract
Latar belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit dengan prevalensi yang
terus meningkat akibat kurangnya pengetahuan tentang pola hidup sehat dan faktor
risikonya. Kondisi ini memerlukan edukasi mengenai pencegahan dan
pengendalian diabetes melitus.
Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi berbasis video terhadap tingkat
pengetahuan siswa SMA Negeri 3 Bengkulu Selatan tentang pencegahan dan
pengendalian diabetes melitus.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Experimental Design dengan
rancangan two-group pretest-posttest design with control group. Instrumen
menggunakan kuesioner yang diberikan sebelum dan sesudah edukasi. Metode
edukasi menggunakan video animasi. Analisis menggunakan uji paired sample t-
test dan wilcoxon signed-rank test untuk mengetahui perbedaan rata-rata nilai
pretest dan posttest setiap kelompok. Uji mann-whitney untuk membandingkan
antara kelompok intervensi dan kontrol. Hubungan karakteristik responden dengan
tingkat pengetahuan menggunakan uji chi square atau fisher.
Hasil: Tingkat pengetahuan kelompok kontrol meningkat dari 37,5% menjadi
43,8% dengan p-value <0,001 menggunakan uji paired sampel t-test. Tingkat
pengetahuan pada kelompok intervensi meningkat signifikan dari 33,8% menjadi
78,8% dengan p-value <0,001 menggunakan uji wilcoxon signed-rank test. Hasil
uji mann-whitney menunjukkan p-value <0,001, artinya terdapat perbedaan
signifikan antara posttest kelompok kontrol dan intervensi. Karakteristik responden
tidak memiliki hubungan terhadap tingkat pengetahuan dengan nilai p-value > 0,05
menggunakan uji fisher.
Kesimpulan: Edukasi melalui video animasi terbukti berpengaruh signifikan
dalam meningkatkan pengetahuan siswa SMA Negeri 3 Bengkulu Selatan tentang
diabetes melitus dan karakteristik responden tidak memiliki hubungan terhadap
tingkat pengetahuan.
Collections
- Pharmacy [2101]
