Show simple item record

dc.contributor.authorLamusu, Dwi Rahmatiya
dc.date.accessioned2026-07-16T07:05:33Z
dc.date.available2026-07-16T07:05:33Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/64505
dc.description.abstractTelah dilakukan penelitian mengenai optimasi adsorpsi besi (Fe) menggunakan membran termodifikasi silan dengan metode spektrofotometri serapan atom (AAS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi silan, pH dan waktu kontak terhadap kapasitas adsorpsi Fe oleh membran silan guna memperoleh kondisi adsorpsi yang optimum. Membran silan dipilih sebagai adsorben karena memiliki gugus fungsional amina (−NH₂) dan hidroksil (−OH) yang berperan aktif dalam mengikat Fe, serta modifikasi silan dapat meningkatkan jumlah situs aktif tanpa mengubah struktur dasar membran. Hasil optimasi menunjukkan bahwa konsentrasi silan optimum diperoleh pada konsentrasi 4% dengan kapasitas adsorpsi sebesar 4,1712 µg/cm², pH optimum diperoleh pada pH 6 dengan kapasitas adsorpsi sebesar 29,2892 µg/cm², serta waktu kontak optimum diperoleh pada 150 menit dengan kapasitas adsorpsi sebesar 44,5534 µg/cm². Validasi metode analisis menunjukkan linieritas yang baik dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,9982. Nilai limit deteksi (LoD) dan limit kuantitasi (LoQ) masing-masing sebesar 0,2620 mg/L dan 0,8732 mg/L, yang menunjukkan sensitivitas metode yang memadai. Presisi metode juga menunjukkan hasil yang sangat baik dengan nilai Relative Standard Deviation (%RSD) sebesar 0,87%, yang mengindikasikan konsistensi dan keandalan hasil pengukuran.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectbesi (Fe)en_US
dc.subjectAASen_US
dc.subjectMembran Silanen_US
dc.subjectAdsorpsien_US
dc.subjectOptimasi Adsorpsien_US
dc.titleEvaluasi Kapasitas Adsorpsi Besi (Fe) Pada Membran Termodifikasi Silan Secara Spektrofotometri Serapan Atom (AAS)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22231029


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record