Analisis Skenario Alokasi Sumber Daya Operator untuk Meningkatkan Kinerja Lini Blanking Menggunakan Pendekatan Simulasi FlexSim
Abstract
PT Aneka Tambang Tbk. (UBPP Logam Mulia) mengalami peningkatan permintaan emas
cukup signifikan dari tahun 2020 hingga saat ini, khususnya pada emas varian 5 gram dengan
tingkat permintaan yang tertinggi. Namun, tingginya permintaan menjadi salah satu penyebab
munculnya masalah baru bagi perusahaan mengenai keterlambatan pemenuhan pesanan dari
para konsumen. Hal tersebut terjadi karena kapasitas produksi pada salah satu divisi tidak
mampu memenuhi jumlah purchase order yang diberikan akibat keterbatasan dari jumlah
operator yang harus bekerja secara multitasking dengan beberapa mesin pada lini blanking.
Adanya operator yang bertugas secara bergantian dibeberapa mesin memicu tingginya rata-rata
waktu tunggu (composite staytime) sebesar 10407,06 detik. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis permasalahan yang terdapat di lini blanking dan memberikan usulan perbaikan
dengan penambahan jumlah operator. Upaya penyelesaian masalah tersebut dalam penelitian
ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan Simulasi Flexsim untuk melakukan eksperimen
dari beberapa skenario penambahan operator. Adapun metode forecasting menggunakan Monte
Carlo, yang kemudian digunakan untuk input pada Flexsim untuk permintaan yang akan terjadi
dimasa mendatang. Seluruh data yang diperoleh akan melewati beberapa uji statistik yang
terdiri dari uji kecukupan data dan uji keseragaman data. Model simulasi yang telah dibuat
kemudian akan dilakukan validasi dengan pendekatan statistik berupa uji kesamaan dua
variansi dan uji kesamaan dua rata-rata. Berdasarkan hasil analisis, teridentifikasi jumlah desain
eksperimen penambahan operator terdapat 3 skenario. Setelah itu, ketiga model skenario
tersebut akan dilakukan uji statistik untuk membuktikan bahwa terdapat perbedaan composite
staytime antara model awal dengan tiap skenarionya dengan menggunakan uji t-test atau uji
Bonferroni dengan tingkat kepercayaan 95%. Pemilihan alternatif terbaik pada penelitian ini
memasukkan unsur biaya penambahan operator untuk melihat net benefit yang bisa diperoleh
pada tiap skenario. Hasil simulasi menunjukkan bahwa model skenario 3 merupakan usulan
terbaik dengan penambahan 4 operator mendapatkan nilai rata-rata composite staytime sebesar
9511.33 detik atau penghematan sebesar 8.61% dengan potensi penambahan net benefit sebesar
8,63%.
Collections
- Industrial Engineering [3109]
