• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Evaluasi Mental Workload Guru Pendidik Khusus melalui NASA-TLX dan Variabilitas Detak Jantung (HRV) serta Dampaknya terhadap Produktivitas dan Risiko Turnover (Studi Kasus: Sekolah Khusus XYZ)

    Thumbnail
    View/Open
    22522014.pdf (12.10Mb)
    Date
    2026
    Author
    Kusumah, Adamsyah Hadi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Peningkatan tuntutan kerja pada sektor pendidikan, khususnya pada guru pendidik khusus, berpotensi menimbulkan beban kerja mental yang tinggi dan berdampak pada produktivitas serta risiko turnover. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat beban kerja mental guru pendidik khusus menggunakan pendekatan multimodal, yaitu metode subjektif NASA- TLX dan metode fisiologis Heart Rate Variability (HRV), serta menganalisis pengaruhnya terhadap produktivitas dan risiko turnover. Penelitian dilakukan di Sekolah Khusus XYZ dengan melibatkan guru pendidik khusus sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner NASA-TLX, pengukuran HRV menggunakan perangkat serta wawancara untuk memperkuat analisis kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat beban kerja mental guru berada pada kategori tinggi, dengan dimensi mental demand, temporal demand, dan effort sebagai faktor dominan. Pengukuran HRV menunjukkan adanya indikasi stres fisiologis yang sejalan dengan tingginya beban kerja mental yang dirasakan. Analisis regresi menunjukkan bahwa beban kerja mental berpengaruh signifikan terhadap penurunan produktivitas dan peningkatan risiko turnover. Integrasi hasil NASA-TLX dan HRV memberikan gambaran yang lebih komprehensif dalam mengidentifikasi kondisi kerja guru pendidik khusus. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tingginya beban kerja mental merupakan faktor utama yang memengaruhi kinerja dan keberlanjutan tenaga pendidik. Oleh karena itu, diperlukan perancangan sistem kerja yang lebih ergonomis dan berbasis data guna menurunkan beban kerja mental, meningkatkan produktivitas, serta mengurangi risiko turnover pada guru pendidik khusus.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/64487
    Collections
    • Industrial Engineering [3109]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV