Analisis Kadar Kafein dalam Sampel Kopi Bubuk dengan Menggunakan Metode Spektrofotometri UV-Vis Single Beam
Abstract
Kopi adalah salah satu minuman yang digemari oleh masyarakat, hal ini ditandai
dengan semakin berkembangnya kedai kopi di pinggir jalan, ketergantungan pada
minuman kopi salah satu nya dapat disebabkan oleh kandungan kafein nya. Apabila
dikonsumsi, kafein dapat memberikan efek positif dan negatif pada tubuh efek
kafein memberikan positif yaitu bekerja sebagai stimulan sistem saraf pusat yang
memblokir senyawa adenosin di otak, meningkatkan kewaspadaan dan energi
sedangkan efek kafein memberikan negatif yaitu dikonsumsi secara berlebihan
(lebih dari 400 mg per hari). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kadar kafein
pada sampel kopi bubuk dan mengetahui kesesuaian kandungan kafein tersebut
yang mengacu pada SNI 01- 3542-2004. Parameter yang diuji yaitu linearlitas,
LOD, LOQ, presisi, dan estimasi ketidakpastian pengukuran. Berdasarkan hasil
pengujian didapatkan hasil koefisien determinasi (r2) 0,9996, nilai LOD 0,6512
mg/L, LOQ 2,1706 mg/L diperoleh sebesar nilai presisi %RSD sebesar 1,467%.
Hasil nilai persentase estimasi ketidapastian pengukuran kafein ± estimasi
ketidakpastian pengukuran yaitu sebesar (3,49 ± 0,0972)%. Hasil kafein dalam
sampel yaitu sebesar 3,49% melebihi batas maksimum kadar kafein dalam kopi
bubuk bersadarkan SNI 8964-2021 yaitu maksimal 2,5% .
Collections
- Chemical Analyst [453]
