• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Civil Engineering and Planning
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Civil Engineering and Planning
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Evaluasi Struktur Perkerasan dan Alternatif Desain Menggunakan etode Bina Marga 2024 dan Mekanistik Empiris dengan KENPAVE Pada Jalan Kautu – Palam Banggai Kepulauan

    Thumbnail
    View/Open
    23914027.pdf (5.256Mb)
    Date
    2026
    Author
    Zuasri
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Ruas Jalan Kautu-Palam merupakan jalur transportasi utama jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Kautu dan Desa Palam di Pulau Peleng Sulawesi Tengah. Berdasarkan data stripmap kerusakan pada ruas ini termasuk kategori berat sehingga dibutuhkan pengecekkan kondisi eksisting dan perencanaan alternatif desain dalam rekonstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi perkerasan eksisng Jalan Kautu-Palam, menyusun dan membandingkan alternatif desain perkerasan serta memproyeksikan model kerusakan dan umur layan perkerasan yang dianalisis secara mekanistik empirik menggunakan KENPAVE. Bina Marga 2024 merupakan peraturan yang terbaharukan terkait standar perencanaan dan pelaksaan konstruksi jalan di Indonesia, sehingga dalam mendesain perencanaan. Data penelitian ini menggunakan data sekunder berupa data kerusakan, As Built Drawing, LHR, dan CBR. Data primer berupa kondisi eksisting dari coredrill, nilai modulus elastisitas, ekstraksi, dan Marshall. Penelitian ini menggunakan aplikasi KENPAVE digunakan simulasi tegangan regangan dan prediksi kerusakan dengan metode elastik. Alternatif desain dirancang menggunakan Bina Marga 2024. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa ruas Jalan Kautu-Palam pada STA 17+200 hingga STA 20+410 mengalami kerusakan berat dan memerlukan rekonstruksi. Tebal perkerasan eksisting rata- rata 5,89 cm, dan modulus 1481,59 MPA yang memenuhi standar desain. Tebal perkerasan eksisting dan nilai modulus telah memenuhi standar, namun evaluasi desain menunjukkan bahwa penggunaan lapisan CTB memberikan peningkatan kapasitas struktural dan kinerja ESAL yang jauh lebih baik dibandingkan desain full flexibel. Selama masa rencana 20 tahun, alternatif dengan CTB tetap stabil dengan RL di atas 99,9%, sedangkan desain FFF1 mengalami penurunan signifikan, membuktikan bahwa lapisan fleksibel penuh kurang efektif menahan beban lalu lintas berat.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/64438
    Collections
    • Master of Civil Engineering and Planning [237]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV