• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Chemistry
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Formulasi Sediaan Serum Nanoemulsi Minyak Terpentin dan Uji Aktivitas Antibakteri terhadap Propionibacterium acne

    Thumbnail
    View/Open
    22612043.pdf (8.436Mb)
    Date
    2026
    Author
    Ashwahyuningtias, Khoirunnisa’ Difa
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Jerawat (acne vulgaris) merupakan masalah kulit yang umum terjadi dan salah satu penyebab utamanya adalah bakteri Propionibacterium acne. Penggunaan antibiotik jangka panjang berisiko menimbulkan resistensi sehingga diperlukan alternatif bahan alami seperti minyak terpentin yang telah dilaporkan memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan serum nanoemulsi minyak terpentin, menganalisis pengaruh variasi surfaktan terhadap karakteristik sediaan, serta menguji aktivitas antibakterinya. Metode penelitian meliputi pembuatan nanoemulsi dan serum dengan variasi surfaktan, karakterisasi fisik (ukuran partikel, indeks polidispersitas, uji transmitan, uji sentrifugasi, uji tipe emulsi, pH, viskositas, daya sebar, dan daya lekat), uji stabilitas, serta uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi sumuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nanoemulsi memiliki ukuran partikel F1 sebesar 22,3 nm, F2 sebesar 20,4 nm, dan F3 sebesar 20,5 nm dengan nilai PI masing-masing 0,275, 0,0041, dan 0,257. Hasil ANOVA menunjukkan perbedaan signifikan pada pH (0,00043), viskositas (0,0000307), dan daya lekat (0,00021), namun tidak pada daya sebar (0,498). Uji stabilitas pH menunjukkan perbedaan signifikan (0,00000000115), tetapi masih dalam rentang aman. Uji antibakteri juga menunjukkan adanya zona hambat terhadap Propionibacterium acne dengan peningkatan aktivitas pada nanoemulsi dibandingkan minyak murni. Namun, aktivitas tersebut mengalami penurunan setelah diformulasikan menjadi serum, disebabkan oleh peningkatan viskositas sediaan sehingga menghambat difusi zat aktif.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/64436
    Collections
    • Chemistry [794]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV