Formulasi Krim Nanoemulsi Berbasis Kombinasi Minyak Terpentin dan Minyak Tamanu Sebagai Antiacne Terhadap Propionibacterium Acne
Abstract
Minyak terpentin dan minyak tamanu merupakan minyak yang mengandung
senyawa terpenoid yang diketahui memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini
bertujuan untuk memformulasikan kombinasi minyak terpentin dan minyak tamanu
dalam bentuk nanoemulsi yang dikembangkan menjadi sediaan topikal berupa
krim, serta mengevaluasi sifat fisik dan aktivitas antibakterinya terhadap
Propionibacterium acnes. Nanoemulsi dibuat dalam tiga formula menggunakan
metode homogenizer dengan variasi rasio surfaktan dan kosurfaktan, kemudian
diformulasikan menjadi krim nanoemulsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
nanoemulsi dan krim nanoemulsi kombinasi minyak terpentin dan minyak tamanu
memenuhi spesifikasi yang telah ditetapkan. Ukuran partikel nanoemulsi pada F1,
F2, dan F3 adalah 21,6 nm; 18,7 nm; dan 19,9 nm. Uji aktivitas antibakteri
menunjukkan bahwa Formula 2 (F2) dengan rasio surfaktan dan kosurfaktan 2:1
menghasilkan zona hambat terbesar, yaitu sebesar 13,17 ± 2,46 mm pada
nanoemulsi dan 15,58 ± 0,95 mm pada krim nanoemulsi. Hasil evaluasi
karakteristik fisik krim nanoemulsi menunjukkan bahwa tidak memberikan
pengaruh signifikan terhadap daya lekat (p>0,05), namun berpengaruh signifikan
terhadap daya sebar dan viskositas (p<0,05), sedangkan pada pengujian selama
waktu penyimpanan diperoleh nilai p>0,05 yang menunjukkan tidak adanya
perbedaan signifikan.
Collections
- Chemistry [794]
