| dc.description.abstract | PT. Denso Indonesia Sunter Plant Jakarta menghasilkan limbah berupa Lumpur hasil pengolahan pada Instalasi Pengolahan A ir Limbah atau (IPAL) yang mengandung logam berat sehingga tergolong kategori limbah Bahan Berbahaya Beracun (B3). Dimana penelitian ini bertujuan untuk meneliti kandungan logam berat yang mampu mengimmobilisasi dalam benda uji yang berupa paving blok dengan tingkat kualitas uji kuat tekan, kerapatan air dan penambahan kadar Lumpur IPAL yang paling optimum dalam aspek tekhnis maupun lingkungan serta tingkat keekonomisan dengan adanya campuran limbah IPAL. Untuk mengetahui tingkat kualitas benda uji secara fisik, dilakukan uji kuat tekan dan kerapatan air yang menunjukkan hasil bahwa penambahan limbah sebesar 50% memberikan tingkat kekuatan menerima beban (189.83 kg/cm 2 ) dan mereduksi resapan kurang baik. Metode yang digunakan adalah solidifikasi (pemadatan) dengan variasi proporsi limbah 10%, 20%, 30%, 40%, 50% dari bahan penyusun paving blok yang berupa semen Portland. Sedangkan untuk menanalisa kimia yaitu tingkat pelindian logam berat dengan metode Toxicity Characteristic Leaching Procedure (TCLP) menunjukkan bahwa penambahan limbah paling optimum pada proporsi limbah 20% dengan tingkat immobilisasi tertinggi serta tetap berada dibawah ambang batas baku mutu TCLP (PP.No.85 Tahun 1999). Untuk tingkat keekonomisan dalam biaya produksi paving blok yang dibuat dengan campuran limbah memiliki nilai ekonomis yang lebih baik. | en_US |