Evaluasi Kondisi Sanitasi Masyarakat di Kelurahan Sukamulia dan Kelurahan Limbungan Baru Kota Pekanbaru Setelah 2 Tahun Beroperasinya IPAL Komunal
Abstract
Pembangunan fasilitas IPAL Komunal dan MCK++ di wilayah RT.01 RW.03 Kelurahan Sukamulia, Kecamatan Sail dan RT.04 RW.03 Kelurahan Limbungan Baru Kecamatan Rumbai Pesisir adalah proyek percontohan pemerintah Kota Pekanbaru, yang bertujuan untuk memperbaiki kondisi sanitasi di wilayah tersebut. Pada awalnya pembangunan ini mendatangkan pro dan kontra ketika masyarakat diharuskan mengubah perilaku hidup mereka. Hal ini biasa terjadi dalam pembangunan sanitasi berbasis masyarakat, bahwa yang memegang peranan penting adalah masyarakat itu sendiri. Namun hal tersebut dapat diatasi dengan pendekatan atau pemberdayaan masyarakat, yang pada akhirnya masyarakat menjadi sepakat, dan pembangunan dapat dilaksanakan Tugas akhir ini untuk mengetahui bagaimana perbaikan kondisi sanitasi masyarakat setelah dibangunnya IPAL Komunal dan MCK++ yang ditinjau dari aspek sosial, ekonomi, dan kesehatan dan mengetahui bagaimana keadaan fisik dari bangunan fasilitas ini. Pada akhirnya dapat diketahui perbandingan pengaruh IPAL Komunal dan MCK++ antara kel. Sukamulia dan kel. Limbungan Baru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, artinya, bahwa data-data yang dianalisa berasal dari dinas terkait, tulisan ilmiah, pengamatan langsung, kuesioner dan wawancara. Dari hasil analisa penelitian ini, diketahui bahwa pembangunan fasilitas IPAL Komunal dan MCK++ ini terbukti membawa perbaikan kondisi sanitasi masyarakat di kedua wilayah tersebut. Bila ditinjau secara fisik, untuk wilayah Kel. Limbungan Baru, fasilitas MCK++ ini pun masih terjaga dan terawat. Lain hal dengan IPAL Komunal di Kel. Sukamulia, bangunan sudah terlihat kurang terawat lagi, ini berkaitan dengan konflik sosial yang sedang dialami masyarakat, sayangnya ini tidak diselesaikan dengan tuntas hingga saat ini.
Collections
- Environmental Engineering [1887]
