| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk dan karakteristik praktik
personal branding mahasiswa Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam
Indonesia di media sosial serta menganalisisnya dalam perspektif Maqāṣid
Syarī‘ah. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan
deskriptif kuantitatif. Data primer diperoleh melalui penyebaran angket daring
menggunakan Google Form kepada 39 mahasiswa yang dipilih secara purposive
sampling, serta didukung dokumentasi dan studi pustaka. Data dianalisis melalui
distribusi frekuensi dan persentase, kemudian diinterpretasikan secara normatif
berdasarkan prinsip kejujuran (ṣidq), kesederhanaan (zuhud), larangan riya’, niat
(niyyah), dan orientasi kemaslahatan dalam kerangka Maqāṣid Syarī‘ah. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa secara sadar dan selektif membangun
citra diri dengan menampilkan sisi positif, memperhatikan aspek visual, serta
mempertimbangkan dampak sosial unggahan. Platform yang dominan digunakan
adalah Instagram dan TikTok dengan karakteristik konten campuran antara
personal, akademik, dan sosial. Dalam perspektif Maqāṣid Syarī‘ah, praktik
tersebut termasuk ranah muamalah yang pada dasarnya berstatus mubah dan
bersifat kondisional, bergantung pada niat serta dampak yang ditimbulkan. Praktik
ini dapat bernilai ibadah apabila berorientasi dakwah dan kemaslahatan sosial serta
tidak mengandung unsur riya’, israf, atau pencitraan berlebihan. | en_US |