| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembiayaan bagi hasil
(PLS), variabel spesifik perbankan syariah (Bank Size, CAR, BOPO, FDR), kondisi
mikroekonomi (persaingan pasar) dan kondisi makroekonomi (PDRB, Covid 19
dan owner) terhadap kredit bermasalah (NPF) BPR Syariah. Objek dalam penelitian
ini yaitu BPR Syariah di Indonesia yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
selama periode kuartal I tahun 2017 hingga kuartal IV tahun 2023. Metode
penelitian yang digunakan yaitu regresi data panel dinamis menggunakan system
Generalized Method of Moments (GMM). Hasil penelitian menunjukkan adanya
pengaruh positif dan signifikan dari variabel pembiayaan bagi hasil (PLS), BOPO,
FDR, PDRB dan Kepemilikan (Owner) terhadap kredit bermasalah (NPF) BPR
Syariah. Variabel persaingan pasar, bank size (aset) dan Covid 19 berpengaruh
negatif dan signifikan terhadap kredit bermasalah (NPF) BPR Syariah. Variabel
CAR tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kredit bermasalah (NPF) BPR
Syariah. Variabel owner memoderasi hubungan variabel PLS dengan | en_US |