| dc.description.abstract | Perkembangan teknologi dan media sosial telah membawa perubahan signifikan dalam
strategi pemasaran, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Instagram menjadi salah satu platform yang efektif untuk meningkatkan brand awareness
dan memperluas jangkauan pasar dengan biaya yang relatif terjangkau. Namun,
pemanfaatan media sosial yang belum optimal dapat menyebabkan rendahnya konversi
penjualan. Miss Brown, sebagai UMKM yang bergerak di bidang makanan ringan sejak
tahun 2020, menghadapi permasalahan rendahnya efektivitas promosi melalui Instagram
yang terlihat dari fluktuasi dan rendahnya tingkat konversi pembelian. Permasalahan ini
menunjukkan perlunya strategi pemasaran yang lebih terarah berdasarkan pemahaman
perilaku pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan pelanggan
berdasarkan pola perilaku mereka di Instagram menggunakan metode K-Means
Clustering. Variabel yang dianalisis meliputi preferensi jenis konten (gambar, video,
reels), serta respons terhadap elemen visual promosi. Hasil pengelompokan diharapkan
mampu menghasilkan segmentasi pelanggan yang lebih spesifik sehingga strategi
pemasaran dapat disesuaikan secara lebih efektif, personal, dan efisien. | en_US |