Show simple item record

dc.contributor.authorSyoraya, Indah
dc.date.accessioned2026-07-09T07:06:42Z
dc.date.available2026-07-09T07:06:42Z
dc.date.issued2008
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/64237
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada perbedaan curiosity antara anak yang mengikuti model pendidikan konvensional dengan model pendididkan eksperiental. Dugaan awal yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada perbedaan curiosity antara anak yang mengikuti model pendidikan konvensional dengan model pendididkan eksperiental. Curiosity pada anak yang mengikuti model pendidikan eksperiental lebih tinggi daripada anak yang mengikuti model pendidikan konvensional. Begitupun sebaliknya, Curiosity pada anak yang mengikuti model pendidikan konvensional lebih rendah daripada anak yang mengikuti model pendidikan eksperiental. Subjek dalam penelitian ini adalah anak-anak berusia 9-12 tahun, laki-laki dan atau perempuan, bersekolah di sekolah dasar di Sleman Yogyakarta. Penelitian ini mengambil subjek siswa-siswi kelas V Sekolah Dasar (SD) dan siswa-siswi kelas IV Sekolah Dasar (SD) SDN Karang Wuni 1 Yogyakarta sebanyak 46 siswa dan siswa-siswi kelas V Sekolah Dasar (SD) dan siswa-siswi kelas IV Sekolah Dasar (SD) SDIT Alam Nurul Islam Yogyakarta sebanyak 49 siswa. Adapun skala yang digunakan adalah skala Curiosity yang disusun oleh peneliti sendiri serta pembuatan aitem oleh peneliti dengan mengacu pada aspek-aspek yang ada pada teori Kashdant hingga dihasilkan aitem sebanyak 32 aitem. Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan fasilitas program SPSS 16.0 for Windows untuk menguji apakah terdapat perbedaan Curiosity antara anak yang mengikuti model pendidikan konvensional dengan model pendididkan eksperiental. Hasil uji-t menunjukkan angka 2.212 dengan p sebesar 0.029 (p<0,05). Sedangkan mean SDN KarangWuni 1 sebesar 69.9565 dan mean SDIT Alam Nurul Islam sebesar 73.6939. Dengan komposisi data diatas, dapat dikatakan bahwa hipotesis dapat diterima, yang berarti ada perbedaan curiosity antara anak yang mengikuti model pendidikan konvensional dengan model pendidikan eksperiental, dimana anak yang mengikuti model pendidikan eksperiental lebih tinggi curiosity-nya daripada anak yang mengikuti model pendidikan konvensional.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectCuriosity,en_US
dc.subjectPendidikan Konvensional,en_US
dc.subjectPendidikan Eksperientalen_US
dc.titleCuriosity antara Anak yang Mengikuti Model Pendidikan Konvensional dengan Model Experiental Learningen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM03320161


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record