Analisis Wacana Perdebatan Prioritas Ibu dan Istri Dalam Konten TikTok Perspektif Fikih Kontemporer
Abstract
Perkembangan media sosial telah menghadirkan ruang baru bagi individu untuk
mengekspresikan pengalaman pribadi, termasuk persoalan relasi keluarga yang
kemudian berkembang menjadi perdebatan publik, khususnya mengenai prioritas
antara ibu dan istri. Fenomena ini mencerminkan pertemuan antara nilai keagamaan,
pengalaman personal, serta dinamika sosial dalam kehidupan keluarga Muslim
kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika perdebatan tersebut
dalam konten TikTok serta mengkaji pemahamannya dalam perspektif fikih
kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan
pendekatan normatif-analitis. Data primer diperoleh dari tujuh konten video TikTok
beserta komentar pengguna, sedangkan data sekunder berasal dari literatur fikih, tafsir,
buku, dan jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perdebatan
yang muncul dapat diklasifikasikan ke dalam lima kategori utama, yaitu teologis–
normatif, keadilan dalam relasi keluarga, prioritas utama kepada ibu, emosional, dan
konfliktual. Perbedaan pandangan dalam perdebatan tersebut dipengaruhi oleh cara
individu memahami ajaran agama, pengalaman pribadi yang membentuk persepsi,
serta penafsiran terhadap konsep keadilan dalam keluarga. Dalam perspektif fikih
kontemporer, prioritas antara ibu dan istri tidak dipahami sebagai hubungan yang
bersifat dikotomis, melainkan ditempatkan secara proporsional dalam kerangka
keseimbangan hak dan kewajiban. Kewajiban berbakti kepada orang tua, khususnya
ibu, tetap memiliki kedudukan yang tinggi sebagai nilai moral dan spiritual, namun
tidak dapat mengabaikan kewajiban suami dalam memenuhi hak-hak istri sebagai
konsekuensi akad pernikahan. Dengan demikian, pemahaman yang proporsional
menjadi kunci dalam menjaga keharmonisan keluarga serta merespons dinamika relasi
keluarga di era digital secara lebih bijaksana.
Collections
- Islamic Law [996]
