• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Engineering Design Innovation
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2024 #SERIES 14
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Engineering Design Innovation
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2024 #SERIES 14
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    STUDI PERFORMA MODUL BRICK MASONRY KARYA ANDY RAHMAN PADA BANGUNAN TERHADAP PERFORMA PENGHAWAAN ALAMI

    Thumbnail
    View/Open
    20. STUDI PERFORMA MODUL BRICK MASONRY KARYA ANDY RAHMAN PADA BANGUNAN TERHADAP PERFORMA PENGHAWAAN ALAMI.pdf (790.7Kb)
    Date
    2024-09-01
    Author
    Nur Lestianto, Eko Wahyu
    Hendrawati, Dyah
    Ananda, Kevin
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Craftsmanship atau budaya ketukangan mulai mengalami kemerosotan dan terdegradasi oleh kemajuan teknologi, khususnya di Indonesia. Permasalahan ini kemudian memicu masyarakat untuk melakukan pergerakan melestarikan kearifan ketukangan lokal dan mengutamakan desain pasif dan material konvensional yang dapat mengurangi konsumsi energi. Salah satu strategi desain yang dapat membantu mencapai tujuan ini adalah dengan menggunakan pasif desain berupa susunan bata berongga pada fasad bangunan sebagai self-shading, penghawaan dan pencahayaan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari modul brick masonry yang dirancang oleh Arsitek Andy Rahman terhadap performa penghawaan di dalam bangunan berdasarkan SNI 03-65752001 dan ASHRAE 55-2020. Objek penelitian ini adalah susunan bata pada fasad bangunan dengan modul yang berbeda-beda. Penelitian ini dilakukan dengan metode uji simulasi software Computational Fluid Dynamics (CFD) untuk menguji kinerja penghawaan alami dari variasi susunan bata yang berbeda. Hasil penelitian menunjukan bahwa semua pola susunan bata kurang optimal dalam penghawaan alami di dalam ruangan yang hanya berkisar 0,75 m/s – 0,06 m/s dari target 1.2 m/s
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/64200
    Collections
    • SAKAPARI 2024 #SERIES 14 [28]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV