| dc.description.abstract | Transformasi sosial yang ditandai dengan meningkatnya partisipasi perempuan
dalam dunia kerja telah melahirkan dinamika baru dalam kehidupan rumah tangga
muslim. Realitas keluarga berkarier, di mana suami dan istri sama-sama aktif di
ruang publik, kerap dipersepsikan berpotensi memicu konflik peran dan
mengancam keharmonisan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
bagaimana keluarga berkarier di kota Yogyakarta membina rumah tangga sakinah,
mawadah Warahmah dalam perspektif Kompilasi Hukum Islam (KHI), serta
mengidentifikasi tantangan dan strategi yang diterapkan dalam menjaga stabilitas
rumah tangga di tengah tuntutan modernitas. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui
wawancara mendalam dan dokumentasi terhadap pasangan suami istri berkarier di
kota Yogyakarta. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian
data, serta penarikan kesimpulan dengan verifikasi triangulasi untuk memastikan
validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep keluarga sakinah
tetap relevan dan dapat diwujudkan dalam keluarga berkarier selama prinsip-prinsip
dasar Islam dijalankan secara substansial. Tantangan utama yang dihadapi meliputi
konflik peran pekerjaan-keluarga, keterbatasan waktu kebersamaan, tekanan
ekonomi, serta dinamika emosional dalam relasi suami istri. Penelitian ini
menegaskan bahwa keluarga berkarier bukanlah antitesis dari keluarga sakinah,
melainkan representasi adaptif dari keluarga muslim modern yang mampu
mengintegrasikan nilai-nilai syariat dengan realitas sosial kontemporer. | en_US |