Show simple item record

dc.contributor.authorAfriayni, Sintia
dc.date.accessioned2026-07-07T06:31:31Z
dc.date.available2026-07-07T06:31:31Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/64175
dc.description.abstractPenyakit bacterial spot (BS) dan bacterial wilt (BW) merupakan kendala utama dalam produksi tomat karena dapat menurunkan hasil dan kualitas tanaman secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penanda molekuler berbasis Single Nucleotide Polymorphisms (SNP) yang berasosiasi dengan ketahanan tomat terhadap kedua penyakit tersebut serta membandingkan kinerja lima model Genome-Wide Association Study (GWAS) multi-lokus. Penelitian menggunakan 100 genotipe tomat koleksi PT Ewindo dengan 15.420 penanda SNP yang setelah proses penyaringan frekuensi alel minor diperoleh 15.120 penanda untuk analisis. Analisis asosiasi dilakukan menggunakan lima model GWAS multi- lokus, yaitu MLMM, BLINK, FarmCPU, MrMLM, dan ISIS EM-BLASSO. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada penyakit BS teridentifikasi beberapa SNP signifikan pada berbagai kromosom, dengan konsentrasi tertinggi pada kromosom 11 yang mengindikasikan adanya hotspot genomik terkait ketahanan terhadap BS. Dua SNP pada kromosom tersebut, yaitu S11_31536146 dan S11_7283270, terdeteksi pada dua isolat BS sehingga berpotensi menjadi lokus penting yang berperan dalam ketahanan. Pada penyakit BW, SNP signifikan terutama teridentifikasi pada kromosom 7 dan kromosom 12, yang menunjukkan potensi peran penting wilayah genom tersebut dalam ketahanan terhadap BW. Evaluasi kinerja model menunjukkan bahwa pada trait BS model MLMM dan FarmCPU memiliki kalibrasi statistik paling baik, sedangkan pada trait BW model BLINK dan MLMM menunjukkan performa paling optimal. Analisis konsistensi multi-model mengidentifikasi beberapa SNP kandidat utama, yaitu S11_7283270, S1_97365330, dan S5_46922578 untuk BS serta S7_61187868, S8_10611554, S2_45492547, S_12_29_306, S_6_40_609, dan S8_50362160 untuk BW. SNP- SNP tersebut berpotensi dimanfaatkan sebagai penanda molekuler dalam seleksi berbantuan marker (MAS) untuk pengembangan varietas tomat tahan penyakit. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan populasi yang lebih besar dan beragam, menerapkan seleksi fitur penanda sebelum analisis, serta mengintegrasikan pendekatan machine learning dan analisis spasial untuk meningkatkan akurasi identifikasi SNP terkait ketahanan penyakit.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectTomaten_US
dc.subjectSNP (Single Nucleotide Polymorphism)en_US
dc.subjectGWAS Multi-lokusen_US
dc.subjectBacterial Spoten_US
dc.subjectBacterial Wilten_US
dc.titleIdentifikasi SNP Terkait Ketahanan Penyakit Bacterial Spot (BS) dan Bacterial Wilt (BW) pada Tanaman Tomat Menggunakan Analisis GWAS Multi-Lokusen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM24928006


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record