Show simple item record

dc.contributor.authorSetiawan, Adi
dc.date.accessioned2026-07-06T06:21:50Z
dc.date.available2026-07-06T06:21:50Z
dc.date.issued2011
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/64130
dc.description.abstractTanah memiliki peranan yang sangat penting dalam bidang Teknik Sipil, khususnya dalam pekerjaan konstruksi. Sebagian besar permasalahan yang sering dijumpai di lapangan yaitu ketika berhadapan pada kondisi tanah yang kurang baik seperti kecilnya nilai kapasitas dukung (qu) dan besarnya nilai penurunan konsolidasi (Sc). Kondisi inilah yang menjadi persoalan dilapangan. Dari permasalah diatas diperlukan adanya suatu usaha perbaikan tanah baik secara fisik maupun teknik atau lebih dikenal dengan stabilisasi tanah. Stabilisasi tanah dapat dilakukan dengan cara, yaitu cara pemadatan (secara mekanis), mencampur dengan tanah lain, mencampur dengan semen, kapur atau belerang (secara kimiawi), pemanasan dengan temperatur tinggi (secara fisik). Pada penelitian ini dicoba memperbaiki sifat-sifat tanah dengan cara menambahkan semen MU-408 sebagai stabilisator yang diharapkan mampu memperbaiki sifat-sifat tanah dengan variasi penambahan semen MU-408 yang telah ditentukan. Dari hasil pengujian yang dilakukan dengan menggunakan sampel tanah berbutir halus yang berasal dari daerah Ngadirojo, Wonogiri, Jawa Tengah, dengan bahan campuran yaitu semen MU-408. Diketahui jenis tanah yang berasal dari daerah Ngadirojo, Wonogiri, Jawa Tengah, berdasarkan hasil uji analisis saringan dan hidrometer diperoleh fraksi butiran tanah penyusun tanah adalah lanau berlempung yang mengandung pasir sedangkan berdasarkan sistem klasifikasi USCS termasuk golongan ML yaitu tanah lanau tak organik dan pasir sangat halus, serbuk batuan atau pasir halus berlanau atau berlempung sedangkan menurut metode klasifikasi tanah AASHTO termasuk dalam jenis tanah berlempung A-7-5(19) sedang sampai buruk. Semen MU-408 yang secara fisik berwarna kuning dengan tekstur halus. Dari analisis kapasitas dukung Terzaghi pada tanah asli menunjukkan bahwa nilai kapasitas dukung tanah (qu) yaitu sebesar 32,768 t/m2, sedangkan peningkatan yang signifikan diperoleh pada variasi campuran aditif 4,5% pemeraman 7 hari yaitu sebesar 1376,889 t/m2, terjadi peningkatan kapasitas dukung tanah (qu) sebesar 667 %. Untuk uji Konsolidasi pada tanah asli diperoleh nilai penurunan konsolidasi primer (Sc) sebesar 0,324 cm, pengurangan nilai penurunan konsolidasi primer yang signifikan terjadi pada variasi penambahan aditif semen MU-408 4,5% pemeraman 7 hari yaitu sebesar 0,001 cm, terjadi pengurangan nilai penurunan konsolidasi (Sc) sebesar 32300%.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectsemen MU-408en_US
dc.subjectkapasitas tanahen_US
dc.subjecttanah butir halusen_US
dc.titleStudi Pengaruh Pencampuran Semen MU-408 Terhadap Peningkatan Kapasitas Dukung Tanah dan Pengurangan Penurunan pada Tanah Butir Halusen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM03511145


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record