| dc.description.abstract | Pemberlakuan kewajiban sertifikasi halal di Indonesia telah mendorong peningkatan
jumlah produk yang tersertifikasi halal. Namun demikian, implementasinya masih
menghadapi berbagai kendala, antara lain kompleksitas prosedur, persepsi terhadap
biaya, serta beragamnya respons konsumen. Persepsi tersebut tercermin dalam opini
masyarakat yang disampaikan melalui media sosial X. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis sentimen, mengelompokkan karakteristik konsumen, serta merumuskan
strategi peningkatan sertifikasi halal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini
meliputi text mining, analisis sentimen, dan K-Means Clustering. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa sentimen masyarakat didominasi oleh sentimen netral, dengan
keberadaan sentimen positif dan negatif. Proses pengelompokan menghasilkan beberapa
klaster dengan karakteristik yang berbeda, sedangkan faktor utama yang memengaruhi
persepsi meliputi aspek prosedur, biaya, dan penyebaran informasi. Berdasarkan hasil
tersebut, dirumuskan strategi peningkatan sertifikasi halal yang lebih efektif dan tepat
sasaran. | en_US |