Analisis Keberlanjutan Ekonomi Biru dan Ketahanan Pangan Berbasis Iklim: Peran Moderasi Kualitas Institusi di Negara Anggota BRICS
Abstract
Perubahan iklim, degradasi ekosistem laut, dan tekanan demografis global
telah memperumit upaya pencapaian ketahanan pangan, terutama di emerging
economies dengan ketergantungan tinggi pada sumber daya alam. Pada kondisi
tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara
keberlanjutan ekonomi biru dan ketahanan pangan berbasis iklim dengan
menekankan peran moderasi kualitas institusi di negara-negara anggota BRICS.
Penelitian ini menggunakan data panel periode 2012–2024. Pendekatan
ekonometrika panel dinamis Generalized Method of Moments diterapkan untuk
mengatasi endogenitas, dinamika temporal, dan heterogenitas tak teramati. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa emisi karbon, energi terbarukan, dan ekonomi
sirkular biru berpengaruh negatif terhadap keberlanjutan ekonomi biru, sedangkan
pengembangan teknologi berpengaruh positif. Selain itu, efektivitas pemerintahan
memperkuat pengaruh negatif ekonomi sirkular biru terhadap keberlanjutan
ekonomi biru, sementara kualitas regulasi mampu memperlemah dampak negatif
tersebut. Pada model ketahanan pangan, keberlanjutan ekonomi biru dan
pembentukan modal tetap bruto terbukti menurunkan prevalensi undernourishment,
sedangkan emisi karbon, energi terbarukan, pertumbuhan penduduk, dan paparan
risiko iklim meningkatkan prevalensi undernourishment. Hasil moderasi
menunjukkan bahwa efektivitas pemerintahan memperkuat dampak negatif risiko
iklim terhadap ketahanan pangan, sedangkan kualitas regulasi mampu
memperlemah pengaruh tersebut. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris
dengan mengintegrasikan keberlanjutan ekonomi biru, ketahanan pangan, dan
kualitas institusional, serta perspektif teori pembangunan berkelanjutan dan
maqashid al-syariah dalam satu kerangka analisis dinamis. Penelitian ini
mengindikasikan pentingnya penguatan kualitas regulasi, pengembangan teknologi
hijau, investasi produktif, serta integrasi kebijakan ekonomi biru dan ketahanan
pangan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di tengah tekanan
perubahan iklim global.
