• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Economic and Finance
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Economic and Finance
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Keberlanjutan Ekonomi Biru dan Ketahanan Pangan Berbasis Iklim: Peran Moderasi Kualitas Institusi di Negara Anggota BRICS

    Thumbnail
    View/Open
    24918004.pdf (2.009Mb)
    Date
    2026
    Author
    Azka, Moh Shadam Taqiyyuddin
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Perubahan iklim, degradasi ekosistem laut, dan tekanan demografis global telah memperumit upaya pencapaian ketahanan pangan, terutama di emerging economies dengan ketergantungan tinggi pada sumber daya alam. Pada kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara keberlanjutan ekonomi biru dan ketahanan pangan berbasis iklim dengan menekankan peran moderasi kualitas institusi di negara-negara anggota BRICS. Penelitian ini menggunakan data panel periode 2012–2024. Pendekatan ekonometrika panel dinamis Generalized Method of Moments diterapkan untuk mengatasi endogenitas, dinamika temporal, dan heterogenitas tak teramati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emisi karbon, energi terbarukan, dan ekonomi sirkular biru berpengaruh negatif terhadap keberlanjutan ekonomi biru, sedangkan pengembangan teknologi berpengaruh positif. Selain itu, efektivitas pemerintahan memperkuat pengaruh negatif ekonomi sirkular biru terhadap keberlanjutan ekonomi biru, sementara kualitas regulasi mampu memperlemah dampak negatif tersebut. Pada model ketahanan pangan, keberlanjutan ekonomi biru dan pembentukan modal tetap bruto terbukti menurunkan prevalensi undernourishment, sedangkan emisi karbon, energi terbarukan, pertumbuhan penduduk, dan paparan risiko iklim meningkatkan prevalensi undernourishment. Hasil moderasi menunjukkan bahwa efektivitas pemerintahan memperkuat dampak negatif risiko iklim terhadap ketahanan pangan, sedangkan kualitas regulasi mampu memperlemah pengaruh tersebut. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dengan mengintegrasikan keberlanjutan ekonomi biru, ketahanan pangan, dan kualitas institusional, serta perspektif teori pembangunan berkelanjutan dan maqashid al-syariah dalam satu kerangka analisis dinamis. Penelitian ini mengindikasikan pentingnya penguatan kualitas regulasi, pengembangan teknologi hijau, investasi produktif, serta integrasi kebijakan ekonomi biru dan ketahanan pangan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di tengah tekanan perubahan iklim global.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/64125
    Collections
    • Master of Economic and Finance [161]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV