Optimasi Vendor Managed Inventory (VMI) Pada Sistem Multi Vendor dan Multi Retailer Dengan Pertimbangan Sustainability Cost
Abstract
Perusahaan X menghadapi permasalahan rantai pasok berupa ketidaksesuaian antara
jumlah pasokan dan permintaan aktual retailer akibat sistem distribusi yang masih bersifat
konvensional. Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya overstock, understock, lost sales,
serta peningkatan biaya operasional dan sustainability cost dalam sistem distribusi.
Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan sistem rantai pasok dengan menerapkan konsep
Vendor Managed Inventory (VMI) pada sistem multi vendor dan multi retailer dengan
mempertimbangkan sustainability cost. Model matematis diformulasikan untuk
meminimalkan Joint Total Cost (JTC) yang mencakup biaya retailer dan vendor,
kemudian diselesaikan menggunakan pendekatan Mixed Integer Linear Programming
(MILP) dan Evolutionary Algorithm (EA) melalui solver. Sistem penelitian terdiri dari
dua vendor, sembilan retailer, tujuh produk, dan horizon perencanaan selama 14 hari.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model optimasi menghasilkan nilai Joint
Total Cost (JTC) sebesar Rp35.669.404,04 dari kondisi awal sebesar Rp47.607.905,36
atau mengalami efisiensi biaya sebesar 25,08%. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan
bahwa biaya ergonomi menjadi komponen sustainability cost terbesar dalam sistem rantai
pasok perusahaan setelah penerapan model optimasi.
Collections
- Industrial Engineering [3109]
