• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Identifikasi Efek Samping Obat Kemoterapi Pada Pasien Kanker Payudara di Rumah Sakit dr. Soeradji Tirtonegoro

    Thumbnail
    View/Open
    22613209.pdf (5.276Mb)
    Date
    2026
    Author
    Cahayaningsih, Ananda Capriati
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar belakang: Kanker payudara merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada wanita di seluruh dunia. Kemoterapi sebagai terapi sistemik utama memiliki efektivitas tinggi namun menyebabkan efek samping. Identifikasi efek samping penting untuk pengembangan strategi manajemen dan pencegahan yang lebih baik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien kanker payudara, regimen kemoterapi, dan gambaran efek samping obat di RS dr. Soeradji Tirtonegoro. Metode: Penelitian longitudinal dilakukan pada pasien berusia ≥18 tahun dengan diagnosis kanker payudara yang menjalani minimal 1 siklus kemoterapi lengkap. Data meliputi karakteristik demografi, karakteristik klinis, regimen kemoterapi, dan kejadian efek samping. Analisis deskriptif dilakukan dengan klasifikasi efek samping menggunakan CTCAE versi 6.0 dan analisis data menggunakan Microsoft Excel dan IBM SPSS versi 29.0. Hasil: Sebagian besar pasien adalah Perempuan (100%), dengan kelompok usia terbanyak 45-59 tahun (48,5%). Subtipe molekuler yang dominan adalah luminal B (43,4%). Regimen kemoterapi yang paling banyak digunakan adalah Epirubicin- Docetaxel (66%). Efek samping hematologi yang paling sering terjadi adalah anemia (96,3%), sementara itu efek samping non-hematologi adalah mual (35,3%). Efek samping cardiac arrest dikategorikan grade 5 menurut CTCAE. Kesimpulan: Efek samping hematologi, khususnya anemia merupakan efek samping yang paling sering terjadi dan regimen yang digunakan berbasis antrasiklin dan taksan yang berkontribusi menyebabkan efek samping.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/64108
    Collections
    • Pharmacy [2101]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV