Sinepleks Film Indie di Yogyakarta (Penekanan pada Aspek Penghawaan dan Pencahayaan Alami pada Bangunan Kaitannya dalam Konservasi Energi)
Abstract
Buku ini berisi tentang laporan hasil tugas akhir perancangan Sinepleks Film Indie di Yogyakarta. Permasalahan yang diangkat adalah bagaimana merancang bangunan sinepleks film indie, menggunakan sistem pencahayaan dan penghawaan alami pada bangunan sinepleks kaitannya dalam konservasi energi. Tujuan yang dicapai adalah merancang sinepleks film indie di Yogyakarta yang memenuhi tuntutan kenyamanan akustik dan visual sinepleks, dengan menggunakan pencahayaan dan penghawaan alami pada siang hari. Persoalan perancangan yang menjadi penekanan terletak pada penerapan standar kenyamanan akustik sinepleks melalui pengolahan lansekap site dengan memperhatikan pencahayaan dan penghawaan alami pada bangunan Sinepleks Film Indie di Yogyakarta. Konsep perancangan berfungsi untuk memecahkan persoalan perancangan bangunan Sinepleks Film Indie. Masalah tata ruang diselesaikan dengan pegolahan analisis fungsi ruangan dan alur kegiatan pengguna bangunan. Bentuk massa bangunan persegi dengan orientasi fasad bangunan yang pendek menghadap ke arah Jl. Jenderal Sudirman pada sudut azimuth 352,7° dan 172,7° untuk menghindari radiasi panas matahari. Sedangkan untuk memasukkan penghawaan ke dalam ruangan, bukaan dan fasad bangunan yang panjang dihadapkan ke arah azimuth 30°. Bentuk atap bangunan menghadap pada sudut azimuth 352,7° dan 172,7° dengan kemiringan 15o. Untuk meredam bising kendaraan yang mengganggu bangunan sinepleks maka digunakan barrier tanaman seperti pohon Beringin, Heliconia Sp dan Bambu Pringgodani. Masalah konservasi energi dalam sinema dipecahkan dengan penggunaan solar panel, lightube dan pemanfaatan air pada elemen bangunan.
Collections
- Architecture [4119]
