Pikatan Park sebagai Fasilitas Wisata Edutainment di Kabupaten Temanggung dengan Pendekatan Sustainable Landscape
Abstract
Pikatan Park adalah suatu ide yang akan menjadikan Kabupaten Temanggung lebih banyak dilirik oleh para wisatawan. Kabupaten Temanggung sudah memiliki beberapa tempat pariwisata namun keberadaanya belum dapat dirasakan karena tempat pariwisata yang kurang dikemas secara apik sehingga kabupaten Temanggung hanya menjadi jalur wisata yang dilewati antara Borobudur (Magelang) dan Dieng (Wonosobo). Pikatan Park akan mewadahi wisata edutainment yang edukatif, entertainment dan rekreatif yang direncanakan berdasar pendekatan sustainable landscape. Dewasa ini pendidikan cenderung pada pendidikan formal yang dilakukan di dalam kelas dan terkadang hal tersebut membuat jenuh, terlebih lagi aktifitas kota yang tak kunjung surut membuat pikiran tak lagi jernih. Butuh suatu atmosfer baru untuk menyegarkan pikiran sehingga ketika kembali pada aktifitas sehari-hari kita memiliki pemikiran yang lebih terbuka dan rileks. Selain itu, juga sangat diperlukan sebuah aktifitas yang dapat membentuk karakter seseorang. Karena yang kita lihat manusia semakin tidak memikirkan orang lain, cenderung sibuk dengan kegiatannya sendiri. Di sini akan diberikan wahana wisata outbond yang akan memberikan hal -hal yang bersifat emosional, dan spiritual sehingga pengunjung akan lebih peka terhadap sesama dan lingkungan sekitar. Wisata outbond tersebut akan diimplementasikan kepada para pengunjung baik itu anak-anak, maupun dewasa, baik keluarga maupun instansi dengan potensi alamnya. Global warming semakin menghantui, aksi cinta lingkungan semakin gencar digalakkan, adalah tugas kita untuk tidak melakukan eksploitasi secara besar-besaran yang dapat mengakibatkan menurunnya produktivitas suatu lingkungan. Pembangunan yang sustainable dan kelestarian lingkungan adalah hal yang sangat penting dalam menyelamatkan bumi kita. Sustainble landscape sebagai pendekatan perancangan diharapkan dapat menjadi sedikit hightlight bagi bumi kita untuk dapat mempertahankan fungsinya. Suatu pembangunan tentu akan memiliki dampak terhadap ekosistem lingkungan. Menjaga keseimbangan alam adalah upaya nyata untuk mempertahankan ekosistem yang ada. Pikatan Park diharapkan akan menjadi suatu wisata edutainment yang akan mewadahi fasilitas edukasi dan entertainment yang terintegrasi dengan alam dan memiliki productivitas landscape sehingga pendekatan sustainable landscape dapat tercapai. Metode perancangan yang akan diterapkan dalam perancangan Pikatan Park ini akan dilakukan dengan metode analisis environmental relationship. Dimana penulis akan mencari data-data melalui wawancara, survey maupun kajian literature mengenai wisata edutainment dan sustainble landscape. Kemudian menganalisis karakteristik site yang akan disinergikan terhadap data-data yang telah diperoleh yang keterkaitannya dengan sustainable landscape. Metode pengujian di dapat dari analisis yang telah dilakukan, dimana indikator serta parameter sustainable landscape apa saja yang akan diterapkan dalam Pikatan Park. Dari hasil itu kita dapat mengukur sejauh mana prinsip-prinsip sustainable landscape tersebut memiliki dampak yang positif terhadap kelestarian alam yang kemudian dapat kita rumuskan konsep yang akan ditransformasikan ke dalam Pikatan Park.
Collections
- Architecture [4119]
