Show simple item record

dc.contributor.authorSofiana, Heni
dc.date.accessioned2026-07-04T04:19:16Z
dc.date.available2026-07-04T04:19:16Z
dc.date.issued2009
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/64036
dc.description.abstractBatik adalah hasil karya seni kerajinan Bangsa Indonesia yang merupakan hasil perpaduan antara seni dan teknologi para leluhur yang sangat tinggi nilainya dan sebagai salah satu cabang seni kerajinan dengan latar belakang kebudayaan bangsa. Kota Pekalongan adalah salah satu ciri batik pesisir utara Jawa yang mempunyai ciri khas budaya batik, sehingga membatik adalah salah satu contoh mata pencaharian sebagian masyarakat kota Pekalongan. Warna batik yang cerah merupakan ciri kain batik yang dihasilkan, sedang motif ragam hias batik pesisir yang digunakan pembatik sebagai inspirasi membatik diatas kain. Menanggapi akan pelestarian batik-batik hasil karya pembatik Bangsa Indonesia, khususnya hasil karya batik Pekalongan diperlukan pengembangan wadah untuk memajang koleksi-koleksi tersebut, wadah tersebut adalah museum. Museum batik yang ada sekarang di kota Pekalongan memerlukan pengembangan untuk memaksimalkan fungsi- fungsi ruang yang diperlukan standar fungsi bangunan. Adaptive re-use merupakan penekanan pada perancangan Tugas Akhir ini dengan menggunakan bangunan Dinas Pekerjaan Umum kota Pekalongan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectMuseum Batiken_US
dc.subjectAdaptive Re-useen_US
dc.subjectBangunan Perkantoranen_US
dc.subjectEra Kolonial Belandaen_US
dc.subjectPekalonganen_US
dc.titlePengembangan Museum Batik di Pekalongan : Adaptive Re-use Bangunan Perkantoran pada Era Kolonial Belandaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM04512191


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record