| dc.description.abstract | Serangan 7 Oktober 2023 telah menjadi peristiwa penting yang memicu kenaikan
intensitas gerakan solidaritas global terhadap Palestina. Salah satu dari beberapa
kelompok yang menyuarakan solidaritas terhadap Palestina adalah Jewish Voice for
Peace (JVP) yang eksis dan memiliki pamor yang kuat di Amerika Serikat (AS)
dalam menyuarakan kebebasan Palestina sejak awal berdirinya hingga kini.
Penelitian ini membahas tentang upaya mobilisasi aksi kolektif yang dilakukan oleh
JVP kepada khalayak untuk bergerak bersama dalam menyuarakan isu Palestina.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat upaya JVP dalam memobilisasi aksi
kolektif dalam menyuarakan isu Palestina. Penelitian ini akan menggunakan
analisis melalui tiga kerangka inti framing dalam gerakan sosial oleh Snow dan
Benford yakni diagnostic, prognostic, dan motivational. Penelitian ini
menunjukkan bahwa JVP menetapkan Zionisme dengan pemahamannya, Israel
dengan legitimasinya, dan AS dengan keberpihakannya ke Israel sebagai tiga aktor
yang disalahkan. JVP kemudian menawarkan solusi berupa menghilangkan
pemikiran Zionisme, gencatan senjata permanen, dan memutus hubungan AS-Israel
yang diupayakan dengan gerakan jalanan, kampanye boikot ekonomi, hingga
kaderisasi. Untuk mengajak masyarakat bergerak bersama, JVP menyediakan
motivasi dengan menyediakan narasi seputar urgensi, nilai religius dan budaya. | en_US |