| dc.description.abstract | Deterjen merupakan suatu media yang paling utama digunakan dalam kegiatan laundry. Deterjen dapat mengkontaminasi lingkungan jika terdapat dalam konsentrasi yang berlebih. Salah satu reaktor yang dapat digunakan untuk mereduksi konsentrasi deterjen agar aman bagi lingkungan ialah reaktor biosand filter dan reaktor activated carbon. Pada penelitian ini dimensi reaktor yang digunakan adalah 30x30x100 cm3 untuk unit biosand filter, sedangkan untuk unit activated carbon dimensi reaktor yang digunakan adalah 15x15x70 cm3. Media yang digunakan dalam penelitian ini adalah pasir halus 0,25 mm, pasir kasar 0,85 mm, kerikil 6,3 mm dan karbon aktif berbentuk granular. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efesiensi penurunan konsentrasi deterjen pada limbah cair laundry dan mengetahui variasi media yang paling efektif dengan menggunakan reaktor biosand filter dan activated carbon. Pengambilan sampel dilakukan pada 1 titik inlet, 2 titik outlet dari reaktor biosand filter dan 4 titik dari outlet karbon aktif setiap 2 hari sekali dan deterjen diuji menggunakan metode SK SNI M-45-1990-03. Langkah utama dalam penelitian ini ialah penumbuhan mikroba pada media pasir halus yang terdapat pada reaktor biosand filter. Penumbuhan mikroba ini berlangsung selama ± 6 minggu, selama proses seeding setiap 2 hari sekali diberikan nutrien urea N 46% dan supply oksigen dari bubble aerator. Berdasarkan hasil analisa penelitian, efisiensi removal tertinggi yang dicapai oleh reaktor biosand filter dan activated carbon untuk menurunkan konsentrasi deterjen pada limbah cair laundry yaitu 98,05% dari konsentrasi 2,67 mg/L menjadi 0,05 mg/L pada pengambilan sampel ke-2 dengan rata-rata efisiensi dari 12 kali pengambilan sampel selama 30 hari sebesar 40,09%. Variasi media yang memiliki penurunan konsentrasi deterjen pada limbah laundry paling efektif ialah variasi media biosand filter (40:15:15 cm) dan activated carbon (60 cm). | en_US |